Gembong menjelaskan, seluruh calon pimpinan PAC DKI Jakarta wajib menjalani tes urine yang dilakukan bersama BNN. Setelah itu, para calon pimpinan PDI Perjuangan di tingkat kecamatan tersebut mengikuti tes tertulis dan diwawancara oleh pimpinan DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.
Hasil dari uji kelayakan dan kepatutan, kata Gembong, akan dibahas dalam rapat pleno DPD. Selanjutnya DPD Partai akan menetapkan rekomendasi yang disampaikan dalam musyawarah anak cabang (Musancab)
"Ini bukti kaderisasi kita berjalan baik. Kita buat terobosan cari pemimpin yang berkualitas, berideologi kuat, dan tidak menggunakan narkoba," ungkap Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta tersebut.
Gembong melanjutkan, semua tahapan pemilihan pimpinan PAC ini juga menjadi salah satu kunci kemenangan PDI Perjuangan saat pemilu. Sesuai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, seluruh kader PDI Perjuangan wajib menjaga kepercayaan rakyat untuk mewujudkan tiga kemenangan beruntun pada Pemilu 2024.
"Semua calon pimpinan kita uji kemampuannya dalam memetakan karakteristik daerahnya. Ketika pemetaan itu benar, maka strateginya akan tepat," ucap Gembong.
(Khafid Mardiyansyah)