Morrison: Australia Tengah Jadi Sasaran Serangan Cyber Besar-besaran oleh Aktor Negara

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 19 Juni 2020 09:50 WIB
Ilustrasi.
Share :

CANBERRA - Pemerintah dan lembaga-lembaga Australia telah menjadi sasaran serangan siber canggih berbasis negara yang sedang berlangsung, demikian disampaikan Perdana Menteri Scott Morrison. Namun, Morrison menolak untuk mengidentifikasi aktor negara tertentu.

Morrison mengatakan, serangan dunia maya itu tersebar luas, mencakup "semua tingkat pemerintahan" serta penyedia layanan dan bisnis penting. Frekuensi aktivitas serangan itu telah meningkat selama berbulan-bulan.

Dia menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada pembobolan data pribadi besar yang terjadi.

Morrison mengatakan, para pakar siber telah mengidentifikasi serangan itu sebagai peretasan berbasis negara "karena skala dan sifat dari penargetan dan kerajinan perdagangan yang digunakan".

Ketika ditanya apakah negara itu telah diidentifikasi, Mr Morrison mengatakan dia tidak akan membuat "atribusi publik".

"Tidak ada sejumlah besar aktor berbasis negara yang dapat terlibat dalam jenis kegiatan ini," katanya kepada wartawan pada Jumat (19/6/2020).

Dia menekankan bahwa kegiatan "jahat" yang serupa telah terlihat di yurisdiksi secara global, menjadikannya tidak unik bagi Australia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya