Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dinin cuaca tiga harian, 3 – 5 Oktober 2020. Prakiraan cuaca pada hari ini (4/10) dan esok (5/10), Provinsi Maluku termasuk salah satu wilayah yang berpotensi hujan lebat dan disertai petir atau kilat serta angin kencang.
Dalam rilis BMKG pada 3 Oktober 2020 menyebutkan bahwa catatan historis menunjukkan bahwa La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normalnya.
Namun demikian dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia. Pada Bulan Oktober-November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera.
Selanjutnya pada Desember hingga Februari 2021, peningkatan curah hujan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku-Maluku Utara dan Papua.
Ia pun mengimbau kepada warga agar waspada terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor. Kesiapsiagaan di tingkat keluarga dengan memiliki rencana darurat keluarga sangat dibutuhkan untuk terhindar risiko bahaya.
"Kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu digandakan, mengingat masih terjadinya pandemi Covid-19. Hal tersebut perlu dilakukan ketika warga harus melakukan evakuasi atau saat berada di pengungsian. Langkah pencegahan dengan penerapan protocol kesehatan menjadi syarat mutlak sehingga terhindar dari keterpaparan Covid-19," pungkasnya.
(Awaludin)