Baca Juga: Gempa Magnitudo 5 Guncang Mamuju, Tak Berpotensi Tsunami
Suami korban sempat membawanya ke puskesmas terdekat, namun nyawa korban beserta anaknya yang masih dalam kandungan tidak bisa diselamatkan.
“Pas gempa, dia teriak histeris, pas mati lampu itu. Saya lihat dia tergeletak. Sempat kami kasih minum dan kami bawa ke puskemas. Dicek, sudah tidak bisa diselamatkan. Padahal dia tinggal tunggu harinya melahirkan,” kata suami korban, Budirmanto.
Korban yang meninggalkan dua orang anak ini rencananya dimakamkan di permakaman umum di Desa Bunde.
(Abu Sahma Pane)