Informasi yang dihimpun, korban diduga tengah berada di sekitar lokasi kejadian saat terjadi longsor. Korban informasinya bekerja sebagai penambang batu. Hal itu diperkuat dengan adanya motor korban yang terparkir tidak jauh dari lokasi kejadian. Pihak keluarga juga menyatakan sampai malam ini korban juga belum pulang ke rumah.
Dengan alat seadanya warga berusaha membantu melakukan pencarian. Namun yang dilakukan warga tidak banyak membantu.
"Banyaknya material tidak bisa dilakukan pencarian dengan cara manual," terang Sumaji.
Menurut Sumaji, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas dan perusahaan pelaksana pembangunan JLS. Untuk melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun materi longsor, pihaknya meminta bantuan didatangkan alat berat.
"Evakuasi terus dilakukan. Semoga korban bisa segera diketemukan," harap Sumaji.
(Awaludin)