Banjir Rendam 9 Desa di Kendal, 2 Warga Tewas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Sabtu 21 November 2020 02:29 WIB
Banjir terjang Kendal, Jawa Tengah. (Foto : BNPB)
Share :

JAKARTA – Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (19/11) malam mengakibatkan banjir. Bahkan ketinggian debit air Bendung Kedung Pengilon DAS Blorong hingga mencapai titik puncak Tinggi Muka Air (TMA) 220 sentimeter.

Berdasarkan laporan BPBD Kendal, naiknya debit air menyebabkan terjadinya banjir dengan TMA 40-100 sentimeter di sembilan desa.

Adapun sembilan desa tersebut masing-masing adalah Desa Rejosari, Desa Ngampelwetan, Desa Ngampelkulon, Desa Sudipayung dan Desa Jatirejo di Kecamatan Ngampel. Kemudian Desa Tunggulsari, Desa Kertomulyo, Desa Sidorejo dan Desa Tosari di Kecamatan Brangsong.

Menurut laporan hingga Jumat (20/11), banjir yang melanda 5 desa di Kecamatan Ngampel sudah berangsur surut, sedangkan di wilayah Kecamatan Brangsong masih belum menunjukan adanya penuruan TMA.

"Kecamatan Ngampel, desa yang terdampak banjir sudah berangsur surut, sedangkan yang di Kecamatan Brangsong kondisi masih stabil belum ada penurunan yang signifikan,” sebut Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Kendal melalui pesan tertulis, yang disebarluaskan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Jumat (20/11/2020).

Atas bencana alam tersebut, dua pengendara motor dilaporkan menjadi korban akibat terseret arus banjir. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kendal, Basarnas Kendal, TNI dan Polri serta masyarakat.

Selain itu, banjir menyebabkan sedikitnya 5 unit rumah rusak ringan dan 4 lainnya terdampak. Sementara itu, kerugian materil, jumlah korban terdampak dan informasi mengenai pengungsian masih dalam proses pendataan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya