Di wilayah Sulawesi, program Pinky Movement dilaksanakan oleh Pertamina Regional Sulawesi dengan total penyaluran hingga November 2020 ini sebesar Rp 4,2 Milyar kepada 54 mitra binaan UMKM. Menurut Arya, selain pembiayaan, UMKM binaan juga akan mendapatkan pembinaan berupa pelatihan dan asistensi sertifikasi yang dibutuhkan. Tujuan pembinaan ini adalah agar pelaku UMKM tersebut dapat meningkatkan kompetensinya, mengembangkan bisnisnya dan naik kelas.
Lebih lanjut Laode menjelaskan, Pertamina memberikan pola pendampingan, pembinaan, pelatihan yang terarah serta pemberian fasilitas promosi dan pengembangan pasar dalam ajang pameran yang merupakan salah satu cara dalam mendampingi mitra binaan Pertamina untuk tumbuh dan berkembang.
Dimana program ini merupakan perwujudan konsep kepedulian Pertamina, di mana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dekat dengan bisnis Perusahaan dan memberikan value kepada banyak pemangku kepentingan. Kedekatan dengan bisnis Perusahaan yang dimaksud dalam hal ini adalah bisnis LPG non subsidi.
"Bagi pelaku UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement dapat mengakses situs www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan email ke pcc@pertamina.com atau Pertamina call center 135," pungkasnya
CM
(Yaomi Suhayatmi)