MEXICO CITY - Pihak berwenang di Meksiko telah menangkap tersangka utama dalam pembunuhan sembilan anggota komunitas Mormon di Gurun Sonora. Penangkapan itu terjadi sekira setahun setelah insiden yang menyebabkan ketegangan hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Meksiko itu.
Tiga wanita dan enam anak-anak, semuanya berkewarganegaraan ganda AS-Meksiko dibunuh dalam sebuah penyergapan saat sedang berkendara melalui Gurun Sonoran pada November 2019. Delapan dari anak-anak tersebut selamat dari serangan.
BACA JUGA: Sedikitnya Lima Warga AS Tewas dalam Serangan Kartel Narkoba di Meksiko
Tidak jelas mengapa keluarga-keluarga itu diserang, tetapi satu teori menyatakan bahwa mereka oleh La Línea dikira sebagai anggota kartel saingan.
Kantor Jaksa Agung Federal Meksiko pada Rabu (25/11/2020) mengatakan bahwa Roberto N diyakini sebagai "arsitek intelektual" serangan itu. Pria yang dikenal sebagai “The Mute” dan “The 32” itu adalah pimpinan kartel La Línea.
Diwartakan BBC, Roberto dan dua tersangka lainnya, yang diduga dari anggota kartel yang sama ditangkap di Nuevo Casas Grandes, Negara Bagian Chihuahua. Lima pucuk senjata juga disita dalam penangkapan tersebut.
Penangkapan itu dilakukan pada Senin (23/11/2020) oleh jaksa federal yang telah bekerja secara independen dari pejabat di tingkat negara bagian untuk menghindari kebocoran dalam kasus tersebut.