PACITAN - Kasus pasangan suami istri yang tewas telanjang di kamar mandi di Pacitan, Jawa Timur, masih misterius. Guna kepentingan penyidikan, jenazah diautopsi ke Rumah Sakit Solo, Jawa Tengah. Dugaan awal, keduanya tewas karena menghirup gas beracun di kamar mandi.
Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Slamet Riyanto, di Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung Pacitan. Warga nampak berdatangan ke rumah korban untuk bertakziah. Namun, rumah korban masih tertutup rapat.
Garis polisi masih terpasang di samping rumah. Polisi pun masih melakukan penyelidikan terkait kematian pasangan suami istri, Slamet Riyadi (59) dan Yeti Arifah (49).
Baca Juga: Suami-Istri Ditemukan Tewas Telanjang dalam Kamar Mandi
Saat ini, jenazah korban masih diautopsi di rumah sakit, Solo, Jawa Tengah. Sementara, hasil penyelidikan awal, kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, diduga kedua korban meninggal karena menghirup gas beracun di kamar mandi.
Diduga terjadi kebocoran saluran pipa gas elpiji pemanas air atau water heater. Dugaan ini berasal saat korban ditemukan tercium bau menyengat di dalam kamar mandi.
"Jenazah kita autopsi ke Solo. Hasil sementara visum tidak ada tanda kekerasan. Hasil pemeriksaan, pintu terkunci dari dalam tidak ada tanda penganiayaan. Hasil penyelidikan, water heater jais gas terbakar dan bocor. Saat penyelidikan, tercium bau gas menyengat," tuturnya, Senin (14/12/2020).