Sementara tanda-tanda penganiayaan tidak ada. Wiwit menjelaskan, alasan jenazah dibawa ke Solo, karena disini tidak ada fasilitasnya. Sebab, untuk memastikan apakah ada kadar gas di dalam tubuh korban.
Baca Juga: Seorang Ibu Tewas Tersambar Petir, Anaknya Histeris
Sebelumnya, pada Minggu malam, pasutri ini ditemukan tewas di dalam kamar mandi di rumahnya. Saat ditemukan, keduanya tidak mengenakan pakaian.
Korban ditemukan anaknya, ZN (15) sekitar pukul 19.30 saat hendak ke kamar mandi. Namun, terkunci dari dalam. Saat dilihat, ternyata di dalam kamar mandi kedua orangtuanya sudah meninggal. Korban, mantan direktur PDAM Pacitan dan istrinya mantan kepala SD di Pacitan. Untuk memastikan penyebab kematian, polisi masih menunggu hasil visum.
(Arief Setyadi )