Subiakto Tjakrawerdaja, Menteri Era Orde Baru yang Bertekad Koperasi Jadi Sokoguru

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 03 Januari 2021 07:43 WIB
Subiakto Tjkrawerdaja. (Foto: YouTube)
Share :

JAKARTA - Kabar duka datang dari salah satu tokoh nasional. Mantan menteri koperasi dan UKM era Orde Baru, Subiakto Tjakrawerdaja meninggal dunia pada Sabtu (1/1/2021) malam. 

Subiakto Tjakrawerdaya lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 30 Juli 1944 atau meninggal di usia 76 tahun.

Subiakto adalah Menteri Koperasi Indonesia pada tahun 1993 hingga tahun 1998 pada Kabinet Pembangunan VI dan Kabinet Pembangunan VII pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. 

Melansir dari berbagai sumber, Subiakto semasa hidupnya sangat konsen dengan segala persoalan koperasi. Dalam satu kesempatan, Subiakto menyatakan bahwa koperasi harus menjadi  sokoguru ekonomi rakyat. 

Menurut dia, sokuguru harus mewujud ke dalam jejaring usaha mulai dari hulu sampai hilir. Guna mewujudkannya, diperlukan mobilisasi horizontal dan vertikal agar bisa mensejahterakan rakyat

Bagi Subiakto, mobilisasi horizontal dan vertikal akan jadi modal koperasi untuk bersaing dengan pelaku ekonomi besar. Terlabih lagi, hal ini bisa didukung dengan perkemabgan dunia digital yang makin maju.

Baca juga: Duka Selimuti TNI AD, Tiga Jenderal Meninggal Dunia

Pada sidang pengurus Yayasan Damandiri yang dilaksanakan baru-baru ini mengangkat Dr. H. Subiakto Tjakrawerdaja yang selama ini sebagai sekretaris Yayasn Damandiri menjadi ketua Yayasan Damandiri. Sedang Prof. Dr. Haryono Suyono sejak berdirinya Yayasan Damandiri Sebagai ketua saat ini dipercaya sebagai penasehat.

Masyarakat mengharapkan Yayasan Damandiri tetap terus menggelorakan semangat kebersamaan untuk mencapai kesejahteraan

Semasa hidupnya, Subiakto juga aktif di Yayasan Damandiri. Pada Agustus 2016, dia yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris, diangkat sebagai Ketua Yayasan.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya