BMKG: Gempa Magnitudo 6,2 di Majene Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 15 Januari 2021 10:22 WIB
Bangunan ambruk imbas guncangan gempa magnitudo 6,2 di Majene. (iNews/Huzair Zainal)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, berdasarkan analisis, gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,2 yang berpusat di Majene, Sulawesi Barat akibat aktivitas sesar lokal.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal,” ungkap Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (15/1/2021).

Selain itu, Bambang mengatakan, dari hasil analisis tersebut menunjukkan gempa bumi yang memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Hal ini yang menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan hingga kantor Gubernur Sulawesi Barat.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Bambang.

Baca Juga : Foto-Foto Bangunan Hancur Akibat Gempa M6,2 di Majene

Sebagaimana diketahui, gempa bumi tektonik ini terjadi pada Jumat 15 Januari 2021, pukul 01.28 WIB atau pukul 02.28 waktu setempat. Episentrum gempa di Majene terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah timur laut Majene pada kedalaman 10 km.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya