Baca juga: 21 Orang Meninggal Akibat Banjir Kalsel, 63.608 Warga Mengungsi
“Akibat jebol waduk ini lahan sawah di tujuh Gampong sudah tidak dapat dialiri lagi, padahal saat ini petani masuk pada masa tanam,” jelas Irwan
Terkait jebolnya waduk tersebut, pihaknya sudah melaporkan kejadian jebol waduk itu kepada BPBD Pidie sehingga ada upaya untuk penanganan pasca waduk jebol dan tidak menganggu aktifitas petani dalam menanam padi.
Harapannya pemkab Pidie dapat membantu dan merealisasikan penanganan jebolnya waduk tersebut, karena kebutuhan air untuk mengaliri sawah di kemukiman tanjong Padang Tiji itu merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat.
“Saya mengharap ada penanganan secepatnya karena petani sawah masuk pada masa tanam,” pungkasnya.
(Awaludin)