Aktivis Anti-Hizbullah Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Hizbullah Bantah Keterlibatan

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 05 Februari 2021 14:24 WIB
Aktivis Lebanon penentang Hizbullah ditemukan tewas di dalam mobil (Foto: Reuters)
Share :

Adapun mantan jurnalis Lebanon Diana Moukalled mengatakan pembunuhan Slim yang tampak jelas merupakan konsekuensi dari pendapatanya yang vokal dan terbuka telah menjadi sasaran "ancaman langsung" dan kampanye kotor oleh media yang berafiliasi dan bersekutu dengan Hizbullah dalam beberapa tahun terakhir.

"Dia sangat kuat dalam keyakinannya, dan pekerjaannya adalah elektrik, bukan hanya tentang Hizbullah," kata Moukalled kepada Al Jazeera, merujuk pada karyanya tentang budaya dan masalah hak asasi manusia dengan Umam.

Sementara itu, saudara Slim menduga tewasnya aktivis itu terkait dengan sikap dan pendapatnya.

"Dia memiliki sikap politik, mengapa lagi dia diculik," kata Rasha al-Ameer kepada AFP.

Slim, salah satu intelektual Lebanon paling terkemuka yang ditembak mati sejak sejarawan Samir Kassir pada 2005, lahir di Beirut pada 1962 dan belajar di Prancis menjelang akhir perang saudara 1975-1990.

Dia terkenal sebagai seorang jurnalis, analis politik, dan aktivis yang dikenal sebagai salah satu suara melawan Syiah terkemuka yang mengkritik Hizbullah.

Slim sering dikritik oleh para pendukung Hizbullah karena dianggap “dimanfaatkan” Amerika Serikat (AS).

Slim mendirikan Umam Documentation and Research pada 2005, sebuah organisasi nirlaba yang paling terkenal termasuk arsip sejarah yang luas dan ruang budaya dan pameran, dan organisasi sipil Hayya Binna (Let’s Go).

Aktivis intelektual sekuler dan pro-demokrasi itu juga membuat beberapa film dokumenter bersama istrinya Monika Borgmann, yang sempat membunyikan alarm di media sosial (medsos) ketika suaminya hilang.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya