"Tidak ada luka akibat kekerasan. Kami duga korban meninggal karena penyakit epilepsi (ayan)," ujar Budi, Selasa (2/3/2021).
Ia mengungkapkan bahwa identitas mayat lelaki itu berinisial HR (29). HR diketahui merupakan warga Bogor, Jawa Barat.
"Identitas korban berusia 29 tahun, laki-laki, warga Bogor, Jawa Barat," tukas Budi.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, menceritakan, sewaktu jajarannya mengevakuasi mayat tersebut, pihaknya mengalami kesulitan.
"Itu mayatnya di kali dan cukup sempit. Jadi, ada lima petugas kami yang mengangkat mayatnya dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah," ucap Asril.
(Fakhrizal Fakhri )