KLB Dibiarkan, Andi Arief: Jangan Salahkan Jika Mantan Presiden Demonstrasi di Istana

Rakhmatulloh, Jurnalis
Jum'at 05 Maret 2021 08:51 WIB
Sosili Bambang Yudhoyono (SBY).(Foto:Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief bereaksi terkait pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan sejumlah mantan kader partai yang rencananya dihadiri Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

Reaksi Andi kembali disampaikan dalam Twitter pribadinya @Andiarief_, Jumat (5/3/2021). Kali ini, mantan Staf Khusus Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden mengingatkan pemerintah tak melakukan pembiaran hukum.

Baca Juga: Digelar Siang Ini, Darmizal Klaim KLB Demokrat Akan Dihadiri 1.200 Orang

"Pak Jokowi harusnya bisa bertindak, terlalu lembek bela demokrasi. Soal etika hargai mantan Presiden (SBY) yang lakukan kebenaran juga beku hatinya," demikian dikutip dari twitter Andi.

Baca Juga: Pengamat: Tak Ada Jaminan Elektabilitas Partai Bagus Setelah KLB

Mantan aktivis 98 ini juga berharap, Presiden Jokowi segera bertindak karena pelaksanaan KLB itu disebutnya ilegal dan pantas dibubarkan.

"Jangan salahkan jika mantan Presiden demonstrasi di Istana dengan standar prokes (protokol kesehatan)," ujarnya.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya