JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memprediksi lebih dari 440 ribu atau sebanyak 440.014 orang akan kembali dari Sumatera ke Pulau Jawa pada arus balik libur Lebaran 1442 H.
“Diprediksi angka ini akan kembali dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama, mungkin dalam waktu yang relatif bersamaan,” ungkap Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo saat rapat koordinasi Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran secara virtual, dikutip Minggu (16/5/2021).
“Sehingga, langkah antisipatif sudah dilakukan, meningkatkan sumber daya yang ada, termasuk petugas swab yang ada di daerah, juga diperkuat pusat,” tambahnya.
Baca Juga: Ratusan Kendaraan Pemudik Terpantau Melewati Depok Saat Dini Hari
Oleh karenanya, Doni meminta semua pihak untuk mengetatkan kepada pemudik yang kembali dari Sumatera ke Jawa. Apalagi, kasus Covid-19 di Sumatera saat ini mengalami lonjakan. Sementara kasus di Jawa cenderung mengalami penurunan. Sehingga, upaya ini dilakukan agar tidak terjadi pingpong kasus dari Sumatera ke Jawa.
Dengan perbedaan kondisi kasus Covid-19 di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa ini, Doni menegaskan jangan sampai terjadi teori pingpong atau teori balon. “Nah perbedaan kondisi ini antara Pulau Sumatera dan Jawa, di mana Jawa saat ini mengalami penurunan mengingat BOR-nya sudah cukup sedikit, sementara di Pulau Sumatera trennya meningkat, maka yang harus kita lakukan adalah jangan sampai terjadi pingpong.”
“Artinya, apa awalnya kasus di Pulau Jawa kemudian bergeser ke Sumatera. Lantas sekarang kita upayakan jangan sampai arus mudik dari Sumatera bergeser lagi ke Jawa,” papar Doni.