KALA itu, pada musim semi 1969 di sebuah apartemen mewah di lantai atas Caesar's Palace di Las Vegas, aktris legendaris Elizabeth Taylor berada dalam kepanikan yang membabi-buta.
Perhiasan yang paling dicintainya, mutiara alami berbentuk tetesan air sepanjang 25,5 milimeter yang baru saja dibelikan oleh suaminya, Richard Burton, lenyap.
Mutiara yang dimaksud - dikenal sebagai La Peregrina - adalah salah satu mutiara yang paling terkenal dalam sejarah dunia, dihargai karena ukurannya, bentuknya yang sempurna, dan asal-usulnya yang mengesankan.
BACA JUGA: Dukung Kamala Harris, Suporter Siap Pakai Mutiara di Hari Pelantikannya
Sebelum diempu oleh Elizabeth Taylor, La Peregrina secara silih berganti dimiliki oleh beberapa dinasti paling kuat dalam sejarah Eropa.
Mutiara ini juga tampil dalam lukisan potret karya sejumlah seniman, termasuk Peter Paul Rubens dan Diego Velázquez.
Dalam kepanikan, Taylor berlutut, menjelajahi setiap bagian karpet apartemennya yang mewah, namun semua upayanya sia-sia.
Dia kemudian melihat salah satu anjing ras Pekinese yang ia pelihara sedang mengunyah sesuatu.
BACA JUGA: Ini Bedanya Perhiasan Mutiara Air Laut dengan Air Tawar
"Saya dengan santai membuka mulut anak anjing itu", tulisnya dalam bukunya Elizabeth Taylor: My Love Affair with Jewellery, "dan di dalam mulutnya ada mutiara paling sempurna di dunia."
Kisah hidup La Peregrina yang indah membuka pintu untuk menguak peran penting yang dimainkan mutiara itu dalam budaya manusia sebagai penanda keindahan, kekuatan, dan kekayaan.
Foto-foto Elizabeth Taylor acap kali menangkap hasratnya akan mutiara alami.