6 Fakta Banjir Bandang Meksiko, Sapu Rumah Sakit Covid-19 dan Tewaskan 16 Orang

Vanessa Nathania, Jurnalis
Kamis 09 September 2021 15:39 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

TULA – Selasa (07/09) pagi, banjir bandang menerjang wilayah Meksiko tengah dan menyapu sebuah rumah sakit dan wilayah lainnya.

Berdasarkan video yang viral di media sosial, terlihat adanya genangan air yang mencapai setinggi lutut. Kejadian ini membuat panik seluruh isi rumah sakit.

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum oleh Okezone terkait banjir bandang yang menerjang rumah sakit di Meksiko :

1. Disebabkan oleh Hujan Deras

Hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut membuat volume air terus meningkat dan memicu terjadinya banjir bandang pada hari Selasa pagi.

2. Menerjang Rumah Sakit

Banjir bandang yang terjadi dalam waktu cepat ini, berhasil membuat kepanikan di dalam rumah sakit dan semua orang berbondong-bondong untuk segera mengevakuasi para pasien.

Direktur IMMS, Zoe Robledo juga mengatakan volume air menyebabkan listrik padam dan generator rumah sakit pun tidak dapat difungsikan.

3. Menelan Korban Jiwa

Mengutip dari laporan AP, rumah sakit yang diterjang banjir bandang itu, sedang merawat 56 pasien dan sekitar setengahnya menderita Covid-19.

Disebutkan juga bahwa dengan adanya musibah ini, ada 16 pasien yang meninggal akibat kehilangan pasokan oksigen dari peralatan rumah sakit pada saat listrik padam.

4. Pasien selamat sejumlah 40 orang.

Selain korban jiwa, ada pula kendaraan umum dan pribadi yang menjadi korban dari terjangan banjir tersebut dan bersarang satu sama lain dengan posisi setengah tenggelam.

5. Wilayah Lain yang Terdampak

Selain menerjang rumah sakit, ada beberapa wilayah lain yang juga terdampak, antara lain pasar di pusat kota dan rumah-rumah penduduk.

6. Mengerahkan personel darurat

Tim penyelamat yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran dan tentara diturunkan untuk mengevakuasi para pasien rumah sakit dan warga lainnya di sekitar jalan Tula.

Evakuasi dilakukan dengan mengemudikan perahu dan menyusuri jalan-jalan kota. Untuk pasien di rumah sakit, tim penyelamat langsung memindahkan ke ambulans dan diantar ke pusat Kesehatan lainnya.

Warga berbondong-bondong menyelamatkan barang yang bisa dibawa ke tempat yang lebih tinggi.

Pemerintah berfokus pada proses penyelamatan, seperti yang disampaikan Wali Kota Tula, Manuel Hernández Badillo pada konferensi pers. "Hari ini yang penting adalah menyelamatkan nyawa," katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya