Dalam konfirmasi itu, Bupati Didimus mengaku telah mendengar kabar duka tentang meninggalnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup di Jakarta. "Kabar meninggalnya Pak Abock saya sudah terima, dan saya pribadi, pemerintah serta masyarakat Yahukimo sangat-sangat berduka," kata Didimus.
Lebih jelas, ia enggan mengaitkan kejadian di Yahukimo dengan meninggalnya mantan Bupati, Abock Busup. Didimus pun meminta masyarakat untuk bijak menyikapi dan mencari tahu apa penyebab meninggalnya mantan bupati dan tidak mempersalahkan orang lain apalagi mengorbankan masyarakat banyak.
"Saya harap dicari tahu dulu kronologinya seperti apa. Jangan menghasut, menfitnah dan menyalahkan orang yang tidak tahu apa-apa. Orang yang bikin isu seperti itu dipakai iblis untuk merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan dan bahkan mengorbankan orang yang tidak bersalah," tandasnya.
Sebagai informasi, pada Minggu siang tadi, terjadi insiden pembakaran dan penyerangan di Dekai Kabupaten Yahukimo pasca mantan Bupati Abock Busup dikabarkan meninggal dunia di Jakarta.
Belum diketahui, jelas penyebab insiden tersebut, namun sejumlah gambar video yang beredar, di mana masyarakat yang berada di dalam gereja berhamburan keluar saat mengikuti ibadah. Seorang masyarakat terkena panah, sejumlah rumah dibakar dan terjadi aksi lempar batu.
(Arief Setyadi )