Dua tahun kemudian, Tim RPKAD diberangkatkan Kembali untuk meningkatkan konfrontasi dengan Malaysia. Dalam perjalanannya tentu saja dilalui dengan penuh perlawanan dan perjuangan melawan rentetan peluru tantara Inggris.
Hingga akhir penugasan, mulai dari Yon Para 2 di Sarawak pada akhir Juli 1965 ke Brigade Para 16 Inggris, mereka kehilangan 11 prajurit dan 38 orang terluka. Sedangkan tentara Indonesia kehilangan 21 prajuritnya yang gugur dalam Operasi Dwikora (1964-1966) sebagaimana tertulis di dinding peringatan Operasi Dwikora di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur.
(Fahmi Firdaus )