UGANDA - Pasukan keamanan di Uganda telah menembak mati seorang ulama yang dituduh bekerja dengan kelompok bersenjata yang terkait dengan bom bunuh diri di ibu kota Kampala.
Para pejabat mengatakan Sheikh Muhammad Abas Kirevu telah direkrut sebagai bagian dari jaringan yang dijalankan oleh Pasukan Demokrat Sekutu (ADF) - pemberontak yang telah berjanji setia kepada kelompok Negara Islam. Dia dibunuh di luar Kampala.
Sedikitnya empat orang tewas oleh penyerang sepeda motor yang meledakkan diri di kota itu pada Selasa (16/11). Lebih dari 30 lainnya terluka dalam serangan itu dan ISIS dituduh sebagai orang yang bertanggung jawab. Para pejabat juga menyalahkan ADF.
Baca juga: Tiga Ledakan Bom Bunuh Diri Guncang Ibu Kota Uganda, ISIS Klaim Bertanggung Jawab
ADF militan Islam dibentuk di Uganda pada 1990-an tetapi sekarang berbasis di Republik Demokratik Kongo. Sejak berjanji setia kepada ISIS pada 2019, mereka semakin banyak melakukan serangan atas nama kelompok.
Dua puluh satu orang telah ditangkap sejak serangan pada Selasa (16/11). Polisi menyebut ini sebagai pembongkaran jaringan teroris ADF di Kampala dan di seluruh negeri.
Baca juga: 200 Narapidana Kabur dari Penjara Uganda Bawa Senjata dan Amunisi