JAKARTA - Kasus tewasnya Hendi Saputra (18) dan Salsabila (16) korban kecelakaan di Nagreg yang kemudian dibuang ke sungai, makin terang terungkap. Terlebih, salah seorang pelaku, Kopda A mengungkapkan kronologi kejadian tragis tersebut.
Berikut sejumlah fakta terbaru kasus ini:
1. Sempat Meminta Dibawa ke RS
Kopda A mengaku sempat memberikan saran kepada Kolonel P, pelaku lainnya untuk membawa korban kecelakan tersebut ke rumah sakit namun saran tersebut ditolak.
Kolonel P malah mengambil kemudi mobil minibus hitam dan membawa kedua korban dengan memerintahkan kepada Kopda A dan Koptu AS (pelaku ketiga) untuk membuang korbannya ke sungai dan tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun.
“Setelah membuang korban kami melanjutkan perjalanan menuju kediaman Kolonel P di Kalasan Yogyakarta, di dalam perjalanan Kolonel P mengatakan bahwa kejadian tersebut jangan diceritakan kepada siapa pun agar dirahasiakan," ujar Kopda A dalam keterangan yang diterima, Minggu (26/12/2021).
Baca juga: Usai Buang Sejoli di Sungai Serayu, Kolonel P ke Anak Buah: Jangan Ceritakan ke Siapa pun!
2. Korban Diseret Lalu Dibuang ke Sungai
Dalam proses membuang kedua korban tersebut, Koptu AS turun dari mobil untuk menurunkan kedua korban, lalu Kolonel P dan Kopda A menyeret Hendi Saputra dan Salsabila ke jembatan dan membuangnya ke Sungai Serayu.
Setelah membuang kedua korban, ketiganya lalu kembali ke kediaman masing-masing.