Rentetan Bencana Alam dan Hancurnya Kedigdayaan Kerajaan Majapahit

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 03 Februari 2022 06:55 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

Strategi Majapahit Antisipasi Letusan Gunung Berapi Lingkungan alam di Kerajaan Majapahit memberikan dukungan terhadap kemajuan. Namun juga menyimpan bahaya berupa bencana alam, yaitu bencana banjir dan letusan gunung berapi.

Masyarakat Majapahit rupanya memahami betul ancaman tersebut dan mengantisipasinya dengan pembangunan waduk-waduk. Demikian dikutip dari buku "Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota", editor Prof Dr Inajati Adrisijanti yang diterbitkan Kepel Press, 2014.

Berdasarkan fungsinya, waduk-waduk yang ada di situs Trowulan dikelompokkan menjadi dua, yaitu kelompok barat laut dan kelompok timur. Waduk-waduk yang ada di kelompok barat laut berfungsi sebagai jalur transportasi air, sebagai contoh adalah waduk Temon. Terdapat dua kanal kuno yang bermuara di sungai Temon dari arah barat.

Dalam prasasti Canggu juga disebutkan bahwa tempat penyeberangan kali pertama adalah Temon, sehingga dugaan bahwa waduk Temon sebagai terminal air cukup beralasan. Adapun kelompok kedua adalah kelompok timur. Waduk-waduk yang ada di kelompok timur mempunyai fungsi sebagai penyeimbang debit air, sehingga pada musim hujan tidak terjadi banjir, dan pada musim kemarau tidak terjadi kekeringan.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya