KIEV - Kementerian tenaga atom Ukraina pada Minggu (13/3/2022) mengatakan bahwa aliran listrik ke pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Chernobyl telah berhasil dipulihkan setelah sempat terputus selama beberapa hari. Ini berarti sistem pendingin di Chernobyl akan beroperasi secara normal dan tidak harus menggunakan daya cadangan.
Sebelumnya pada Rabu, (9/3/2022) Aliran daya ke Chernobyl terputus, memunculkan kekhawatiran akan risiko kebocoran radiasi, meski badan pengawas nuklir PBB, International Atomic Energy Agency (IAEA) mengatakan bahwa ada cukup air di kolam limbah bahan bakar agar batang bahan bakar cukup dingin untuk menghindari bencana.
Ukraina menuding Rusia memutus aliran listrik ke Chernobyl, sementara Rusia balik menuding pasukan nasionalis Ukraina menyabot gardu dan aliran listrik ke PLTN yang menjadi pusat bencana nuklir pada 1986 itu.
PLTN Chernobyl telah dikuasai oleh pasukan Rusia pada 24 Februari, beberapa jam setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus ke negara tetangganya tersebut. Pasukan Rusia juga telah menguasai PLTN terbesar di Eropa yang terletak di Zaporizhzhia.