MEDAN - Pria berinisial FSP alias Fakarich, orang yang disebut oleh afiliator Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai mentornya dalam dunia trading dilaporkan ke polisi. Fakarich dilaporkan terkait dugaan penipuaan aplikasi trading Binomo dan Oxtrade.
Laporan terhadap Fakarich disampaikan ke Polda Sumatera Utara. Fakarich dilaporkan oleh korbannya berinisial J. Laporan tersebut tertuang dalam nomer STTLP/ 532 / III / 2022 / SPKT / POLDA SUMUT.
Baca Juga: 3 Fakta Fakarich Guru Trading Indra Kenz, yang Keceplosan Bilang Saya Mau Duit Kalian
Dongan Nauli Siagian, penasehat hukum korban J, mengatakan, kliennya merugi hingga Rp80 juta akibat mengikuti rekomendasi Fakarich.
Modusnya, kata Dongan, sama dengan korban-korban yang lain. Yakni, melihat konten Youtube dan Instagram tentang trading dan diminta mengikuti tautan dari sang afilliator.
"Klien kami diiming-imingi laba yang cukup besar. Namun, nyatanya merugi hingga Rp80 juta," kata Dongan.
Baca Juga: Indra Kenz Hanya Beli Mobil Tesla dari Rudi Salim, Polisi: Kalau Rolls Royce Cuma Konten
Dongan menambahkan, korban akibat aplikasi Binomo, Oxtrade dan beberapa aplikasi trading lainnya di Sumatera Utara sudah cukup banyak. Bahkan, mereka telah membuat group korban Binomo yang diikuti 400 orang.
"Sejauh ini yang melapor ke kita sudah 8 orang," pungkasnya.
(Arief Setyadi )