Kapal apa saja yang sudah disita?
Saat ini, kebanyakan superyacht biasanya mulai menuju destinasi-destinasi populer di Eropa, seperti Port Hercule di Monako atau Marina Grande di pulau Capri, Italia.
"Antara Desember dan April adalah musim Karibia, dan kemudian kapal pesiar berpindah ke Eropa pada musim Mediterania, yang biasanya berlangsung dari Mei hingga September," kata Chris Jefferies dari Superyacht World Magazine.
Berikut daftar kapal pesiar yang telah disita oleh pihak berwenang di Prancis, Italia, dan Spanyol, terkait dengan sanksi Rusia:
* Sailing Yacht A disita di Trieste, Italia (terkait dengan Andrei Melnichenko)
* Lena disita di San Remo, Italia (terkait dengan Gennadiy Timchenko)
* Lady M disita di Imperia, Italia (terkait dengan Alexei Mordashov)
* Amore Vero disita di La Ciotat, Prancis (terkait dengan oligarki Rusia Igor Sechin)
* Valerie disita di dekat Barcelona, Spanyol (terkait dengan Sergei Chemenov)
* Crescent disita di Tarragona, Spanyol
* Lady Anastasia disita di Port Adriano, Spanyol (terkait dengan Alexander Mikheev)
* Axioma disita di Gibraltar (terkait dengan Dmitrievich Pumpyansky)
Masih ada kebingungan tentang status salah satu superyacht terbesar di dunia, Dilbar. Kapal itu dikaitkan dengan pengusaha Rusia, yang terkena sanksi, Alisher Usmanov.
Dilbar dilaporkan telah disita saat berlabuh di Hamburg. Pihak berwenang setempat memberi tahu kami bahwa kapal itu tidak disita. Dilbar masih ada di sana karena perbaikannya masih berlangsung.
Bagaimana dengan kapal yang tidak kena sanksi?
Lloyds List melihat ada lebih dari 40 superyacht yang mereka kaitkan dengan konglomerat Rusia. Kebanyakan belum diberi sanksi dan kapal-kapal itu masih bergerombol di Mediterania (disorot dengan warna biru).
Tapi kapal-kapal itu sudah mendapatkan 'sambutan yang dingin' di beberapa pelabuhan. Di Monako, para kru kapal dijauhi. Beberapa kontraktor menolak untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan karena khawatir pembayarannya dipersulit oleh Uni Eropa.
Kapten salah satu superyacht memberi tahu kami: "Jalur kredit kami benar-benar terputus, akibatnya pengoperasian menjadi sangat sulit."
Dilaporkan oleh: Jake Horton, Joshua Cheetham, Kumar Malhotra dan Erwan Rivault.
(Qur'anul Hidayat)