Perjalanan Kasus Dokter Terawan hingga Dipecat IDI

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 26 Maret 2022 15:13 WIB
Terawan Agus Putranto (Foto: Dok Okezone)
Share :

Keempat, merekomendasikan sanksi pemecatan sementara sebagai anggota IDI atas nama terlapor, Terawan Agus Putranto, kepada PB IDI untuk melaksanakan keputusan ini.

Kelima, meminta jajaran PB IDI, IDI Wilayah, dan IDI Cabang, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) sebagai organ bagian dari IDI untuk menindaklanjuti dan menjalankan keputusan ini dengan sebaik-baiknya.

Keenam, menetapkan rehabilitasi nama baik setelah menjalani sanksi pemecatan sementara sebagai anggota IDI sesudah yang bersangkutan menjalani pembinaan.

Sementara dugaan pelanggaran etik kedokteran yang dilakukan Terawan sebagai terlapor pada saat menerapkan tindakan terapi/ pengobatan terhadap stroke iskemik kronik yang dikenal sebagai Brain Washing (BW) atau Brain Spa (BS), melalui metode diagnostik Digital Substraction Angiography (DSA) Pelanggaran etik terpenting terkait hal tersebut:

1) mengiklankan diri secara berlebihan dengan klaim tindakan untuk pengobatan (kuratif) dan pencegahan (preventif);

2) tidak kooperatif/ mengindahkan undangan Divisi Pembinaan MKEK PB IDI, termasuk undangan menghadiri sidang Kemahkamahan;

3) dugaan menarik bayaran dalam jumlah besar pada tindakan yang belum ada Evidence Based Medicine (EBM)-nya;

4) menjanjikan kesembuhan kepada pasien setelah menjalani tindakan BW.

Seperti diketahui, MKEK IDI akhirnya memutuskan untuk memberhentikan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI. Keputusan itu dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat 25 Maret 2022.
Seperti diketahui, MKEK IDI akhirnya memutuskan untuk memberhentikan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI. Keputusan itu dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat 25 Maret 2022.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya