JAKARTA – Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, korban pengeroyokan Putra Siregar dan Rico Valentino, berinisial MNA, ingin berdamai dengan kedua pelaku.
(Baca juga: Putra Siregar dan Artis Rico Valentino Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara)
Namun, Bos gerai ponsel PStore tidak memberikan tanggapan, sehingga korban melapor ke polisi beberapa hari setelah peristiwa pengeroyokan tersebut.
"Kenapa mereka tidal langsung lapor, katanya, dengan harapan saat itu karena mereka ingin ada jalan damai. Mereka berusaha menghubungi pihak RV dan PS, namun sampai 2 minggu kurang-lebih tidak ada tanggapan," ujar Budhi saat jumpa pers di Mapolres Jaksel, Rabu (13/4/2022).
(Baca juga: Pengeroyokan Putra Siregar dan Artis Rico Bermula dari Perempuan Cantik)
Setelah korban melapor ke polisi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pengeroyokan tersebut.
"Maka tanggal 16 Maret baru dilaporkan ke polisi. Kami dari Polri melakukan proses penyelidikan maupun penyidikan terhadap kasus ini," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )