Presiden mengulangi lagi apa yang telah disampaikan pada pertemuan dengan Kongres, yakni lebih dari lima dekade ASEAN terus membangun arsitektur keamanan yang inklusif, mengedepankan paradigma kolaborasi, mendorong _habit of dialogue_ dan _rules based order_.
"Spirit yang sama kami dorong di Indo-Pasifik melalui _ASEAN Outlook on the Indo-Pacific_,” kata Jokowi.
Dalam KTT Khusus yang dihadiri oleh Presiden Joe Biden dan juga pemimpin negara-negara ASEAN tersebut, Presiden Jokowi menyambut baik inisiatif Amerika melalui _Indo Pacific Economic Framework_ (IPEF).
“Tentu kerja sama di bawah IPEF harus inklusif. Saya harapkan sinergi antara IPEF dengan pelaksanaan prioritas kerjasama di AOIP _(ASEAN Outlook on the Indo-Pacific)_," ucap Presiden Jokowi.
Saat Indonesia menjadi ketua ASEAN tahun depan, Presiden Jokowi juga menyampaikan rencananya melakukan _Indo Pacific Infrastructure Forum_.
“Saya berharap partisipasi Amerika Serikat dalam forum tersebut,” pungkas Presiden.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT Khusus ASEAN-AS yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani.
(Awaludin)