BATANGHARI - Polres Batanghari akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan seorang ayah di RT 13, Desa Peninjauan, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi yang meregang nyawa bersimbah darah di depan anaknya yang masih berusia 5 tahun pada Kamis lalu.
Pelaku yang diketahui bernama Agus Andani (34) tega membunuh temannya sendiri, yakni Muklisin (32) lantaran sakit hati. Pasalnya, uang hasil curian buah sawit yang dilakukan komplotan mereka, belum dibagi rata ke pelaku.
Akibatnya, pelaku menghujamkan pisau yang dibawanya dari rumah untuk membunuh korban. Di kamar rumahnya, korban ditikam tepat di bagian leher dan punggung sebelah kiri hingga bersimbah darah.
Kapolres Batanghari AKBP M Hasan mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika pelaku bersama-sama dengan korban Muhlisin, Daud dan Iwan mencuri buah kelapa sawit milik PT APL pada Rabu 11 Mei 2022 lalu.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Hijaber Cantik Dini Nurdiani Ditetapkan Tersangka
Selanjutnya, pelaku langsung pulang ke rumahnya. Sedangkan hasil curian mereka dipercayakan kepada korban dan dua teman lainnya untuk dijual.
Mendapatkan informasi hasil curian sawit laku dijual, pelaku mendatangi rumah korban untuk menanyakan bagian miliknya. Namun, apa yang diinginkan tidak sesuai yang diharapkan.
Baca juga: Berhasil Ditangkap, Pembunuh Hijaber Cantik Dini Nurdiani Ternyata Perempuan
"Saat itu, korban mengatakan uang hasil penjualan sawit sudah habis tidak ada lagi, korban beralasan habis dibelikan ke narkotika jenis sabu," ujar Hasan, Sabtu (14/5/2022).