Dicemooh Sebagai Propaganda, Ini Keuntungan Senjata Laser Rusia Bisa Membakar hingga Butakan Tentara Ukraina

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2022 14:26 WIB
Senjata laser Rusia (Foto: Sputnik/Kementerian Pertahanan Rusia)
Share :

"Jadi kita melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh, Rusia mencoba menemukan 'senjata ajaibnya'... ini semua dengan jelas menunjukkan kegagalan total misi,” lanjutnya.

Sedikit yang diketahui tentang program laser Zadira. Namun kantor berita Reuters melaporkan pada 2017 media Rusia mengatakan perusahaan nuklir negara Rosatom telah membantu mengembangkannya sebagai bagian dari program untuk membuat senjata berdasarkan prinsip-prinsip fisik baru.

Setidaknya ada satu negara yang telah mengembangkan senjata laser. Bulan lalu Israel merilis video yang menunjukkan sistem laser menembak jatuh roket dan drone.

Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett mengatakan bisa menembak jatuh drone, mortir dan roket hanya dengan biaya USD3,50 (Rp51.000) sekali tembak. "Ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah, tapi ini nyata," katanya.

Namun pakar pertahanan rudal Dr Uzi Rubin dari Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem (JISS) mengatakan teknologi senjata laser tidak akan mengubah keseimbangan kekuatan di medan perang di Ukraina.

"Zelensky benar - itu bukan senjata yang aneh," katanya kepada BBC. "Butuh beberapa detik untuk menembak jatuh UAV. Ada banyak cara yang lebih baik untuk melakukannya, menggunakan Stinger atau rudal anti-pesawat akan lebih murah, lebih cepat, dan jangkauannya lebih jauh,” lanjutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya