Kepala Desa Tamanjaya Agus Supriyadi menyebutkan, mendapat laporan dari para pemilik ternak bahwa domba-domba yang diserang oleh anjing hutan ini tidak habis dimakan. Mereka hanya dilukai, namun akibat luka itu hewan ternak jadi mati.
"Ajag (anjing hutan) ini menyerang domba dewasa. Kebanyakan menggigit di bagian perut, hingga mengakibatkan hewan ternak mati," tuturnya.
Menyikapi fenomena teror anjing hutan ini, lanjut dia, warga berinisiatif secara kolektif untuk berjaga di dekat kandang-kandang domba secara bergantian setiap malam hari.
"Sekarang warga selalu ronda tiap malam untuk mengawasi lingkungan, karena ditakutkan ada serangan ajag," pungkasnya.
(Awaludin)