Eksperimen Ciptakan Manusia Kera, Langkah Kontroversial Uni Soviet di Era Stalin

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2022 12:09 WIB
Darwin dalam kartun di majalah Hornet/BBC
Share :

JAKARTA - Pada tahun 1871, naturalis dan ahli geologi dari Inggris Charles Darwin memicu kegemparan besar dalam ilmu pengetahuan, masyarakat dan pemikiran manusia pada umumnya, dengan penerbitan "The Origin of Man".

Satu bulan kemudian muncul kartun terkenal yang menggambarkan salah satu kesalahpahaman terbesar dan paling abadi dari karyanya: bahwa manusia adalah keturunan kera, sesuatu yang tidak pernah diusulkan Darwin.

Empat dekade kemudian, pada Kongres Dunia Zoologi di Graz, Austria, tahun 1910, ahli biologi Rusia Ilya Ivanovich Ivanov mengemukakan kemungkinan untuk menciptakan manusia yang secara harfiah diturunkan dari kera, lebih tepatnya manusia kera.

Ivanov mengeklaim bahwa suatu hari mungkin akan dilakukan hibrida atau percampuran antara manusia dan kerabat terdekat mereka.

Dia menambahkan bahwa penggunaan inseminasi buatan akan membantu menghindari keberatan etis yang pasti muncul dalam kasus perkawinan alami.

Setelah Revolusi Rusia pada tahun 1917, Ivanov mencoba menghidupkan makhluk yang telah dibayangkan oleh novelis Prancis Gustave Flaubert dalam "Quidquid volueris" (1837).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya