MALANG - Tim investigasi Mabes Polri mengumpulkan sejumlah bukti rekaman kamera pengawas atau CCTV guna mendalami tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Rekaman CCTV menjadi penting demi memberikan barang bukti petunjuk ke penyidik.
"Seluruh rekaman CCTV yang ada, sudah dilakukan analisa dan pendalaman dan itu merupakan salah satu alat bukti petunjuk yang menjadi bahan penyidikan maupun analisa tim penyidik," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mapolres Malang, pada Rabu malam (5/10/2022).
BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, 31 Anggota Polisi Diperiksa Maraton
Dedi mengatakan, kamera CCTV itu berada di titik-titik di mana korban diketahui cukup banyak berjatuhan, yakni di pintu 9 - 14. Di kamera CCTV itu, ternyata ada fakta baru yang ditemukan tim investigasi.
"Anggota Polri justru saat mengevakuasi kepanikan itu, terjadi semacam boleh dikatakan dihalang-halangi, dilempar, kemudian terjadi lari. Dan anggota polisi di pintu 13 dan 14 ada yang meninggal dunia," tuturnya.