4 Pembunuh Paling Sadis di Dunia, Ada yang Membunuh 17 Orang

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Rabu 19 Oktober 2022 06:02 WIB
Ilustrasi (Foto : Freepik)
Share :

BANYAK kasus pembunuhan di dunia yang dilakukan secara sadis hingga tidak bisa diterima oleh akal sehat manusia normal. Salah satunya adalah dengan melarutkan tubuh korbannya ke dalam larutan asam.

Berikut adalah 4 pembunuh paling sadis di dunia.

1. Ted Bundy

Bicara soal pembunuh paling sadis di dunia, nama Ted Bundy pasti kerap muncul. Pria kelahiran Vermont, Amerika Serikat (AS), 24 November 1946 ini dijuluki sebagai penjahat paling terkenal di akhir abad ke-20. Sejak kecil, Bundy berada di keluarga yang kurang harmonis. Hubungan Bundy dengan ayah tirinya juga tidak akur. Hal tersebut membuatnya menjadi tidak percaya diri, tertutup, dan kerap menjadi sasaran perundungan.

Namun demikian, Bundy memiliki nilai plus yang menjadikannya banyak disukai orang adalah keterampilannya dalam bersosialisasi. Selain itu, Bundy juga dikenal sebagai pribadi yang sangat cerdas. Ia sukses menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi dan menjalin hubungan dengan beberapa perempuan, layaknya pemuda normal.

Rupanya, Bundy kerap melakukan pelecehan seksual dan membunuh beberapa perempuan muda di sekitar tahun 1974 dan 1978. Berbagai sumber menyebut, Bundy terlebih dahulu melecehkan korbannya sebelum dibunuh dengan cara dipukul atau dicekik. Setelahnya, jasad korban dimutilasi.

Ia mengakui telah melakukan setidaknya 28 pembunuhan. Akan tetapi banyak pihak yang meyakini bahwa Bundy bertanggung jawab atas lebih dari 100 kematian. Atas perbuatannya itu, ia dijatuhi hukuman mati pada 1979 dan dieksekusi di kursi listrik pada tahun 1989.

2. Jeffrey Dahmer

Selanjutnya, ada nama Jeffrey Dahmer, seorang penjahat asal AS yang ditangkap pada tahun 1991. Ia sudah membunuh 17 orang pria antara tahun 1978 dan 1991. Selama itu, ia mencari korban di halte bus atau tempat hiburan malam. Dahmer memang pandai menarik perhatian korbannya, dengan iming-iming uang atau berhubungan badan.

Melansir Biography, Dahmer memberikan minuman alkohol yang sudah dicampur dengan obat-obatan kepada para korbannya, baru kemudian mencekiknya hingga korban meregang nyawa. Tragisnya, Dahmer melakukan pelecehan seksual kepada jasad korban dan memutilasi jasadnya, kemudian membuangnya.

Dahmer juga sering menyimpan tengkorak korbannya dan mengambil foto korban dalam berbagai proses pembunuhan yang ia lakukan. Pihak berwenang menjatuhi Dahmer dengan hukuman mati pada 1991. Namun, ia tewas pada tahun 1994 karena dibunuh oleh sesama narapidana.

3. Giovanni Brusca

Brusca adalah pembunuh kejam asal Sicily, Italia yang dijuluki sebagai pembunuh rakyat. BBC menyebut bahwa Brusca mengaku telah melakukan lebih dari 100 pembunuhan, termasuk jaksa anti-mafia, Giovanni Falcone. Kala itu, Brusca meletakkan bom di bawah mobil Falcone. Peristiwa tersebut tidak hanya menewaskan Falcone, namun juga istri dan 3 pengawalnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya