JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga saat ini belum mendapatkan obat gagal ginjal akut pada anak. Bila nanti ada obatnya, rencananya akan dibagikan gratis.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Irjen Pol Asep Hendradiana dalam kegiatan The 14Th Forensic Sciences Network (AFSN) Annual Meeting and Symposium 2022 di Auditorium Gedung PTIK, Jalan Tirtayasa, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta pada Kamis (3/11/2022).
"Sejauh ini obat belum ada. Tapi kalau rencananya ada akan kita bagikan secara gratis. Tapi sampai sekarang kita belum dapat," ujar Asep Hendradiana.
BACA JUGA:Penyebab Utama Belum Jelas, DPR Pertanyakan Pembelian Obat Gagal Ginjal Akut
Asep mengatakan, terus berkolaborasi dengan stakeholder terkait perihal temuan kasus gagal ginjal akut pada anak. "Kita juga berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan dinas kesehatan setempat. Dan itu juga akan dilaporkan secara berjenjang," ujar Asep.
Saat ini, kata Asep, di RS Bhayangkara belum banyak ditemukan kasus gagal ginjal akut. Kalaupun ada beberapa kasus tertentu, pihaknya langsung berkolaborasi dengan rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat.