Taliban Larang Perempuan Gunakan Gym, Masuk ke Taman Hiburan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 13:27 WIB
Foto: Reuters.
Share :

Tim Taliban akan mulai memantau perusahaan untuk memeriksa apakah wanita masih menggunakannya, katanya.

Seorang pelatih pribadi wanita mengatakan kepada The Associated Press bahwa wanita dan pria tidak berolahraga atau berlatih bersama sebelumnya di gym Kabul tempat dia bekerja.

“Taliban berbohong,” dia bersikeras, berbicara dengan syarat anonim, takut akan pembalasan. "Kami berlatih secara terpisah."

Pada Kamis, (10/11/2022) dia mengatakan dua pria yang mengaku dari Kementerian Kebajikan dan Kebajikan memasuki gymnya dan membuat semua wanita pergi.

“Para wanita ingin memprotes (penutupan) gym, tetapi Taliban datang dan menangkap mereka,” tambahnya. "Sekarang kita tidak tahu apakah mereka hidup atau mati."

Juru bicara kepala polisi Kabul yang ditunjuk Taliban Khalid Zadran mengatakan dia tidak memiliki informasi langsung tentang wanita yang memprotes penutupan atau penangkapan gym.

Perwakilan khusus PBB di Afghanistan untuk perempuan, Alison Davidian, mengutuk larangan tersebut. “Ini adalah contoh lain dari penghapusan perempuan secara sistematis dan berkelanjutan oleh Taliban dari kehidupan publik,” katanya. “Kami menyerukan kepada Taliban untuk mengembalikan semua hak dan kebebasan bagi perempuan dan anak perempuan.”

Kelompok garis keras tampaknya memegang kekuasaan dalam pemerintahan yang dipimpin Taliban, yang berjuang untuk memerintah dan tetap terisolasi secara internasional.

Afghanistan telah terhuyung-huyung dari krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang telah memaksa jutaan warga Afghanistan jatuh miskin dan kelaparan di tengah isolasi diplomatik dan keuangan internasional dan penguapan bantuan asing menyusul sanksi Amerika Serikat.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya