Suharyanto melaporkan kerugian materiil di Kabupaten Cianjur diantaranya 7 unit rumah rusak berat, 1 unit Pondok Pesantren rusak berat, 1 unit rumah sakit umum daerah Cianjur rusak ringan, 3 unit gedung pemerintah rusak ringan, 3 unit gedung fasilitas pendidikan rusak, 1 unit sarana ibadah rusak, 1 unit toko rusak, dan 1 unit café rusak.
“Khusus kabupaten Bogor juga ada 4 unit rumah rusak,” tuturnya.
“Sementara untuk kabupaten-kabupaten lainnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Ibu Kepala BMKG memang semuanya merasakan dampak terkait gempa ini, meskipun yang paling terdampak adalah di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.
Sementara itu, Suharyanto mengatakan, BNPB dan BMKG besok akan langsung meninjau lokasi gempa.
“Selanjutnya langkah-langkah yang dilaksanakan oleh BNPB dan BMKG, besok pagi saya akan ke sasaran. Saya undang juga Kepala BMKG jika berkenan untuk beserta kami untuk melaksanakan pendampingan terhadap langkah-langkah penanganan gempa di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.
(Awaludin)