Putusan Pengadilan Banding pada Selasa (6/12/2022) membatalkan putusan sebelumnya awal tahun ini yang telah memutuskan bahwa perilaku Juan Carlos sebelum 2014 adalah "perilaku pribadi" dan karena itu, dapat dituntut.
Juan Carlos dikreditkan dengan kekuasaannya mengawasi transisi Spanyol dari kediktatoran ke demokrasi pada 1975. Namun dia turun tahta menyusul serangkaian skandal yang melibatkan keluarganya, termasuk penyelidikan korupsi yang melibatkan suami putrinya, Inaki Urdangarin, yang kemudian dipenjara.
Mantan raja itu telah menghabiskan lebih dari dua tahun di pengasingan di Uni Emirat Arab (UEA), setelah meninggalkan Spanyol karena tuduhan penipuan yang akhirnya dibatalkan. Investigasi Swiss terhadap pembayaran jutaan dolar dari Arab Saudi ditutup karena tidak cukup bukti.
(Susi Susanti)