Yury Dmitriev, Sejarawan Rusia yang Bongkar Kejahatan Pimpinan Soviet Berakhir Dibui

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 08 Desember 2022 05:02 WIB
Sejarawan Rusia, Yury Dmitriev saat dikawal polisi saat di persidangan (foto: BBC Indonesia via Getty Images)
Share :

Selama bekerja sebagai penasihat untuk pemerintah daerah setelah Uni Soviet ambruk, Dmitriev mendapat akses ke beragam dokumen dan arsip pada masa Stalin.

Dari dokumen-dokumen itu, Dmitriev menemukan kuburan massal pertama yang mengungkap besaran gulag dan pembunuhan massal selama era Stalinisme.

Berkat penelitiannya, dua kamp pembasmian terbesar di Rusia, Sandarmokh dan Krasny Bor, ditemukan. Dmitriev lantas diberikan tugas mengidentifikasi korban-korban serta menciptakan "prasasti informal" untuk mengenang mereka.

Dmitriev dianggap sebagai salah satu akademisi yang paling berkontribusi dalam meneliti penindasan dan pelanggaran HAM selama kekuasaan Stalin. Karya-karyanya pun banyak diakui di dalam maupun di luar Rusia.

Akan tetapi, setelah Putin berkuasa, Dmitriev vokal mengritik pemerintah dan berulang kali bandingkan pemerintah saat ini dengan Uni Soviet era Stalin.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya