Kronologi Pembunuhan Kepala Toko Buah di Serpong oleh Rekan Kerja

Hambali, Jurnalis
Senin 19 Desember 2022 19:41 WIB
Polisi menangkap pelaku pembunuhan kepala toko buah di Serpong, Tangerang Selatan (Hambali)
Share :

TANGSEL - Pembunuhan terhadap RN (31), Kepala Toko Total Buah Segar di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) terungkap. Pelaku ternyata pria berinisial SP, rekan kerja korban.

Korban ditemukan tewas di dalam kamar messnya pada Sabtu 17 Desember 2022 sore, sekira pukul 15.00 WIB. Ditemukan luka memar di bagian leher korban.

 BACA JUGA:Pembunuhan Brigadir J, Ahli Kriminologi Sebut Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Aktor Intelektual

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan guna mengetahui siapa pelaku kekerasan itu.Tak berselang lama, polisi berhasil mengungkap peristiwa itu.

Pelau SP pun ditangkap dan mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap RN. Saat diperiksa, SP menyebut dirinya nekat menghabisi atasannya itu karena kesal tak diberikan pinjaman uang.

"Dia menemui korban, meminta, kemudian tidak dikasih. Kemudian, dia kembali ke kamarnya dan di sana dia merenung dan menghitung apakah dia harus membunuh untuk memeroleh harta dari korban atau tidak, dan itu ada sekitar 10 menit," kata Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, Senin (19/12/2022).

Setelah merenung, akhirnya pelaku yang sudah kesal itu memutuskan untuk membunuh korban dengan dibarengi niatan mencuri barang-barang berharga miliknya. Selanjutnya, dia kembali ke kamar korban dengan dalih meminjam balsem karena perutnya sakit.

"Dan dia memutuskan untuk menghabisi korban, dan kembali ke kamar (korban) dengan alasan meminta balsem karena perutnya sakit, lalu korban menyanggupi mencari balsem. Lalu dicekik lehernya dan dibanting ke tempat tidur yang tidak berdipan, hanya kasur. Kemudian, dia menaiki badannya dan mencekik sekitar 10 menit, dan juga dibekap," katanya.

BACA JUGA:Dua Bulan Buron, Pelaku Pembunuhan Ojol di Tanah Abang Akhirnya Ditangkap! 

Korban tewas di tempat karena kehabisan nafas. Menyadari itu, pelaku langsung beraksi mencuri handphone serta perhiasan gelang milik korban di bagian tangan dan kaki lalu kembali ke kamarnya di bagian belakang. SP pun menyembunyikan perhiasan yang dicuri ke dalam karung.

"Setelah melakukan (pembunuhan), pelaku kembali ke kamarnya di belakang, dia merenung dan dia keluar untuk menaruh barang tadi di suatu tempat, yakni handphone dan 2 gelang emas," ucap Sarly.

Guna menghilangkan kecurigaan atas pembunuhan itu, pelaku tak melarikan diri dan justru berpura-pura syok saat karyawan lain dan warga sekitar mess ramai berkumpul mengabarkan tewasnya korban.

"Pelaku berpura-pura tidak tahu, dan sempat kita mintai keterangan juga sebagai salah satu saksi," katanya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya