Iqbal mengatakan, pihak Polsek Genuk, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Trimulyo, Bankom Polrestabes Semarang, Basarnas dan PMI Kota Semarang mendatangani tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu evakuasi.
“Korban meninggal dunia luka gosong di tubuh. Korban dievakuasi menggunakan perahu fiber milik PMI Kota Semarang,” lanjut Iqbal.
Insiden ini menambah jumlah korban meninggal dunia tersengat aliran listrik ketika banjir terjadi di Kota Semarang. Pada Sabtu 31 Desember 2022 di malam pergantian tahun, 2 mahasiswa tewas tersengat listrik.
Korbannya, Dinda Shefira Angelita (19) perempuan warga asli Desa Jatibogor RT04/RW07, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal dan Muh. Kevin Nabeel (19) warga asli Kembang Tubanan Jepara. Dinda kos di Jalan Kapas Utara 13 Blok H-1 Nomor 107B Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Sementara korban Kevin kos di Jalan Kapas Timur III Blok G Nomor 949 RT02/RW08, Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Mereka hendak pergi merayakan malam pergantian tahun di rumah tak jauh dari lokasi. Saat melewati jalan tergenang banjir, warga mendengar teriakkan minta tolong. Mereka sudah terjatuh dan terendam air, saat hendak ditolong ada arus listrik dari kabel listrik yang terputus dan jatuh ke air.
Insiden itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Polisi telah melakukan pemeriksaan TKP dan korban. Jenazah dini hari 1 Januari 2023 dilarikan ke RS Kariadi Semarang.
(Arief Setyadi )