Tidak Ada Tenda dan Tak Ada Bantuan Apapun Usai Gempa Dahsyat, Mengapa Warga Suriah Merasa Dilupakan?

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 13 Februari 2023 11:39 WIB
Gempa dahsyat M7,8 mengguncang Turki hingga Suriah (Foto: BBC)
Share :

Bsania tidak banyak, tapi itu rumah. Deretan gedung apartemen modern, dengan balkon menghadap ke pedesaan Suriah hingga ke Turki. Abu Ala' menggambarkannya sebagai komunitas yang berkembang.

"Kami memiliki tetangga yang baik, orang-orang baik. [Mereka] sudah mati sekarang,” ujarnya.

Seorang pria yang sangat religius, dia sekarang kehilangan.

"Apa yang akan aku lakukan?,” tanyanya.

"Tidak ada tenda, tidak ada bantuan, tidak ada apa-apa. Kami tidak menerima apa-apa selain belas kasihan Tuhan sampai sekarang. Dan saya di sini dibiarkan berkeliaran di jalanan,” lanjutnya.

Saat BBC pergi, dia bertanya apakah tim punya tenda. Tapi kita tidak punya apa-apa untuk diberikan padanya.

BBC pun bertemu dengan White Helmets atau Helm Putih, berharap menemukan mereka mencari orang yang selamat. Tapi sudah terlambat. Salah satu anggota White Helmets, Ismail al Abdullah, menggambarkan kondisi di Suriah sebagai pengabaian dunia terhadap rakyat Suriah. Dia mengatakan komunitas internasional berlumuran darah.

"Kami berhenti mencari orang yang selamat setelah lebih dari 120 jam berlalu," katanya.

“Kami mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan orang-orang kami, tetapi kami tidak bisa. Tidak ada yang mendengarkan kami,” ujarnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya