Sambom mengatakan jika aksi ini dilakukan karena Selandia Baru, Australia dan Amerika Serikat memiliki kerjasama dengan Indonesia secara militer.
Hingga hari ini, terhitung sudah hampir satu bulan Kapten Philip disandera oleh kelompok KKB. KKB juga merilis beberapa foto dan video yang menunjukan kondisi Kapten Philip.
Dalam foto terlihat sosok Kapten Philips yang dikawal oleh para pasukan separatis yang memegang senjata api dan panah. Sedangkan dalam video, Kapten Philip meminta untuk pemerintah menarik pasukan militernya dari Papua.
Apabila hal ini tidak dipenuhi, maka keselamatannya akan terancam. Oleh karena hal ini, Panglima TNI Yudo Margono meminta Namia Gwijangge selaku Bupati Nduga untuk melakukan negosiasi dengan KKB agar melepaskan pilot tersebut.
(RIN)
(Rani Hardjanti)