Saat ini, kata Julius, Pratu Miftahul Arifin belum dievakuasi dari jurang sedalam 15 meter. Sementara, pihaknya juga kesulitan untuk berkomunikasi dengan prajurit yang selamat usai peristiwa tersebut.
"Panglima TNI dengan tegas menyampaikan untuk ambil tindakan jangan ragu-ragu, adapun Kondisi prajurit yang lainnya saat ini masih ada di beberapa lokasi," kata Julius.
"Kami kesulitan menghubungi karena kondisi cuaca yangg tidak menentu," sambungnya.
Untuk itu, kata Julius, Panglima TNI memerintah agar pencarian terus dilakukan, bahkan dengan mengerahkan bantuan tempur secara maksimal.
"Panglima TNI secara terus menerus memerintahkan untuk melakukan pencarian dan bantuan tempur dengan kekuatan maksimal, itu saja yang saya sampaikan," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )