Para penduduk Deir Yassin pada akhirnya hanya menjadi beberapa dari ribuan korban dalam praktik pengusiran warga Palestina dari rumah mereka, yang masih berlangsung sampai hari ini, tanpa ada tindakan dari dunia internasional.
Tidak ada yang pernah dimintai pertanggungjawaban atas pembantaian Deir Yassin.
Menachem Begin adalah salah seorang fanatik Zionis yang memimpin geng bersenjata, yang dikenal sebagai Irgun, bersama dengan anggota dari milisi lain yang bernama Lehi, untuk membantai warga sipil Palestina yang tidak bersenjata. Kedua kelompok itu hanyalah dua dari lusinan kelompok bersenjata Zionis lainnya yang beroperasi di wilayah Mandat Palestina.
Sebelum, selama, dan setelah Nakba, tugas utama mereka adalah menyiapkan landasan bagi pembentukan Israel modern dengan membunuh dan menggusur sebanyak mungkin warga Palestina—kebijakan bumi hangus yang telah dipraktikkan sejak masa awal Israel.
Nakba sendiri adalah pengusiran besar-besaran dan pembersihan etnis atas kota-kota, desa-desa, dan masyarakat Palestina di tangan kelompok-kelompok pemukim ekstremis Yahudi pada 1948. Para warga Palestina yang diusir dari rumah mereka dan wilayah mereka tak pernah diizinkan untuk kembali.