Kampung Cokelat Blitar Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

Solichan Arif, Jurnalis
Rabu 26 April 2023 18:32 WIB
Kebakaran landa Kampung Cokelat, Blitar, Jatim. (MPI)
Share :

BLITAR - Kebakaran melanda Wahana wisata Kampung Cokelat di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Api tiba-tiba menjalar dan sekaligus membakar ruang produksi cokelat hingga ludes tidak tersisa.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.

“Yang terbakar ruang produksi cokelat,” ujar Kapolsek Lodoyo Barat Polres Blitar, Iptu Bambang Dwi Sukariyanto kepada wartawan, Rabu (26/4/2023).

Kebakaran berlangsung pada Rabu (26/4/2023) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, titik api mula-mula muncul di ruang produksi cokelat, yakni di cooking class.

Keterangan saksi kepada petugas menyebut ruangan cooking class yang sebagian besar berdinding kaca itu, dalam keadaan terkunci. Dari balik kaca, saksi melihat api dengan cepat membesar.

Berkobarnya api ditengarai dipicu oleh banyaknya bungkus cokelat serta stok cokelat yang berada di dalam ruangan.

“Saksi lantas mengambil kunci ruangan,” tuturnya.

Dengan perkakas seadanya, api dicoba dipadamkan, namun kobaran api malah semakin membesar. Saat lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah menjalar ke mana-mana.

Seluruh isi ruangan berukuran 10X10 meter beserta bangunan yang ada luluh lantak tak tersisa. Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Konstruksi baja ringan yang beberapa di antaranya ambrol, sempat menyulitkan petugas.

Sekitar pukul 04.30 WIB, proses pembasahan selesai dilakukan. Dalam insiden ini, dipastikan tidak ada korban jiwa. Kendati demikian, pihak wisata Kampung Cokelat menderita kerugian sekitar Rp500 juta.

“Yang terbakar sekitar 5 % dari seluruh bangunan kampung cokelat. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta,” kata Bambang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya