"Biasa jenderal lapangan dengan jenderal salon berseteru, tapi yang menang jenderal salon karena dekat kekuasaan (Soeharto)," kata Bambang.
Sebenarnya, Bambang pernah mencoba menyampaikan kepada Sarwo soal intrik politik di Golkar yang ingin menjegalnya. Bukannya mendapat simpati, Bambang malah ditegur. "Jangan punya pikiran begitu, jujur saja, pikiran kita ke depan," ujar Sarwo seperti ditirukan Bambang.
Perlu diketahui, istilah "jenderal salon" yaitu mengacu pada para jenderal yang tak mengenal lapangan dan medan pertempuran serta piawai berpolitik.
(Khafid Mardiyansyah)