Setidaknya tujuh orang tewas di sekolah tersebut, setidaknya empat di antaranya adalah guru, dan dua di antaranya adalah petugas. Polisi juga diserang dan tiga orang terluka. Mayat korban belum ditemukan.
Samina Altaf, ketua dewan pendidikan yang distriknya termasuk Tari Mangal, mengatakan kepada The Express Tribune bahwa siswa di dalam sekolah tetap aman.
Menurut laporan setempat, para guru di Tari Mangal dikatakan sedang berada di sekolah tersebut untuk melakukan tugas ujian ketika orang-orang bersenjata itu masuk dan melepaskan tembakan.
Mantan Presiden Asif Ali Zardari telah menyatakan penyesalan atas pembunuhan tersebut, melalui Twitter resmi partainya, menyebutnya sebagai terorisme.
(Susi Susanti)